Catatan Poliblogger
Bila saya meminjam kata dari kata poligami yang berarti perkawinan yang banyak. Maka, saya menamakan blogger yang mempunyai blog lebih dari satu dengan poliblog.
Ternyata dalam dunia blog juga istilah ‘adil’ harus ada. Jangan serta merta lepas dari gratisan, lepas juga tanggung jawab mengisinya. Bahkan tak pernah ditengok. Namun, saya akui. Saya belum cukup adil dalam mengelola blog lebih dari satu. Meski sampai saat ini blog baru buatan saya sudah lebih dari 5. Entah itu blog pribadi dengan genre berbeda atau pun blog pesanan.
Dari kesalahan saya yang belum bisa adil inilah, sedikit saya bisa belajar dengan adil itu sendiri.
Pertama, Menentukan Jadwal Ngeblog.
Mulai dari jam berapa, hari apa blog kita akan diisi dengan tulisan baru. Bila tak terjadwal, maka siap-siap blog harus terbengkalai. Efeknya, pengunjung akan enggan membaca tulisan kita apalagi mau berkomentar.
Kedua, Jangan Egois.
Seperti yang sudah ditulis di atas. Jangan seenaknya meninggalkan blog gratisan ketika sudah memiliki blog berbayar. Kecuali, sudah kita umumkan, sebagai contoh “BLOG INI SUDAH TAK UPDATE LAGI, DAN PINDAH KE BLOG bla…bla…bla…” Dengan cara ini pengunjung blog semula, akan ikut pindah pula membaca dan mengomentari blog baru kita.
* Ini sekilas pengalaman kesalahan yang saya perbuat, tanpa mengurangi atau mencampakkan blog ini.
![BELAJAR TANPA BATAS: re-roniyusron [dot] com](http://feeds.feedburner.com/roniyusron.2.gif)









